Tips Investasi

5 Langkah Penting yang Perlu Anda Ketahui Saat Baru Memulai Belajar Investasi

1. Tentukan budget

Hal pertama yang harus diperhatikan tentunya adalah berapa banyak uang yang akan Anda gunakan untuk berinvestasi. Nominal tersebut bergantung pada prioritas dan kewajiban finansial yang Anda miliki. Oleh karena itu, mulailah dengan menghitung secara detail pendapatan dan juga kebutuhan (kebutuhan, bukan keinginan!) Anda. Pendekatan Cookie Jar dapat membantu Anda dalam melakukan hal ini, yaitu dengan membagi- bagi pengeluaran Anda ke dalam bagian-bagian kecil, seperti yang diilustrasikan pada gambar berikut:

Sumber: irishnews.com

Biasanya, uang yang ada di dalam satu jar tidak dapat digantikan oleh uang dari jar lain. Contohnya, apabila uang dari jar ”Toys” habis, maka uang yang berada di jar ”Education” tidak dapat menggantikan uang di jar “Toys” yang habis. Sifat seperti ini disebut “mental accounting” oleh Richard Thaler, seorang ahli ekonomi dari Amerika Serikat.

Kebanyakan orang berpikir bahwa Anda memerlukan uang yang sangat besar untuk memulai investasi. Di sinilah prinsip Cookie Jar berlaku, yaitu Anda dapat mulai mengalokasikan uang untuk investasi ke dalam jar tersendiri dimulai dari jumlah yang tidak terlalu besar terlebih dahulu, namun dengan disiplin diri yang kuat dengan tidak mengalokasikan uang untuk investasi tersebut untuk hal lain.

2. Kenali jenis-jenis investasi

Apabila Anda sudah menentukan budget, tentunya Anda harus tahu ke mana uang Anda akan diinvestasikan. Di Indonesia, ada berbagai jenis investasi yang dapat dibedakan berdasarkan sistem dan instrumen yang terlibat.

1. Sistem

Seperti yang ada dalam dunia perbankan, terdapat dua jenis sistem yang diterapkan yaitu sistem konvensional dan syariah. Perbedaan kedua sistem ini terletak pada susunan operasional, metode pengelolaan dana, pembagian keuntungan, dan cara bertransaksi.

2. Instrumen

Berdasarkan instrumen yang terlibat, jenis-jenis investasi yang ada yaitu :

  • Obligasi
  • Saham
  • Mutual funds
  • Properti
  • Komoditi (emas, perak, dan lain-lain)

Selain jenis di atas, seiring dengan perkembangan financial technology (fintech) yang pesat, jenis investasi pun juga kian berkembang, contohnya adalah investasi dalam bentuk crowdfunding dan peer-to-peer lending.

Setiap orang tentunya memiliki preferensi masing-masing dalam melakukan investasi. Membaca literatur mengenai jenis investasi tersebut dan juga bertanya kepada orang yang sudah berpengalaman di bidang tersebut dapat menjadi alternatif agar Anda dapat mengenal lebih dalam mengenai masing-masing jenis investasi.

3. Tentukan strategi

Setelah mengenal berbagai jenis investasi, kini saatnya Anda menentukan strategi berdasarkan jenis investasi yang Anda pilih. Banyak orang yang memaknai investasi sebagai hal yang “untung-untungan”. Akan tetapi, seperti yang dilansir oleh Investopedia, seorang investor yang andal tidak menggunakan uangnya untuk sembarang investasi, tetapi menyusun sebuah strategi terlebih dahulu melalui analisis yang mendalam. Dalam pelaksanaannya, Anda dapat melakukan riset sendiri melalui berbagai literatur yang terpercaya, maupun berkonsultasi dengan profesional. Resiko tentunya akan selalu ada, untuk itu pilihlah investasi dengan peluang keuntungan yang sepadan dengan resikonya.

4. Jangan takut untuk mencoba

“The beginning is always the hardest”

Pernyataan tersebut nyatanya juga berlaku di dunia investasi. Banyak sekali orang yang sudah mengatur strategi investasinya sedemikian rupa, tetapi masih ragu untuk memulai. Tips pertama untuk mengatasi keraguan tersebut adalah, jadikan keraguan Anda sebagai motivasi untuk terus belajar dan memperkaya diri dengan ilmu agar Anda menjadi lebih percaya diri.

Kemudian yang kedua, bergabung dengan komunitas yang terpercaya dan sesuai dengan jenis investasi yang Anda minati. Tujuan bergabung bersama komunitas adalah, agar Anda dapat dikelilingi dengan lingkungan yang positif, saling membangun, dan saling berbagi ilmu.

5. Jangan takut untuk mencoba… hal baru!

Apabila Anda belum berhasil mencapai target, tetap semangat!

Untuk menghadapi hal ini, yang harus Anda lakukan adalah mengevaluasi strategi Anda. Carilah letak kesalahan Anda, kemudian lakukan analisis ulang untuk memperbaiki hal tersebut. Anda juga dapat mendiskusikan hal ini dengan rekan Anda yang berada dalam satu komunitas untuk mendapatkan insight baru. Tak lupa juga gali sisi positif yang sudah ada pada strategi tersebut dan terapkan kembali untuk strategi selanjutnya.

Jika Anda sudah berhasil dalam mendapatkan keuntungan dari strategi Anda, selamat! Setelah mendapat pencapaian yang luar biasa tersebut, selalu ingat untuk terus berkembang dan jangan menutup diri untuk berbagai kesempatan yang ada. Tetap lakukan evaluasi pada strategi Anda agar menjadi lebih baik lagi.

Selain 5 langkah yang sudah disebutkan di atas, ada satu hal lagi yang tak kalah penting. ”It’s better to hang out with people better than you, pick out associates whose behavior is better than yours and you will drift in that direction” – Warren Buffet

Kelilingi diri Anda dengan orang-orang yang positif dan dapat menginspirasi Anda. Jangan menjadi rendah diri karena dikelilingi oleh orang-orang yang lebih hebat dari Anda, tetapi milikilah kerendahan hati untuk selalu belajar dan berkembang untuk menuju ke arah yang lebih baik.

Akhir kata, banyak-banyaklah membaca literatur dan berita mengenai investasi untuk selalu update dengan dunia investasi, sebab menyisihkan waktu Anda untuk menimba ilmu juga merupakan suatu bentuk investasi. Klik di sini untuk mendapatkan update berita dan artikel terbaru dari InvesProperti.

Selamat berinvestasi!

LEAVE A RESPONSE

Your email address will not be published. Required fields are marked *